Pengantar Ke Analisis Kebijakan-Kebijakan Pendidikan

 Istilah “kebijakan” yang dimaksud dalam materi ini disepadankan dengan kata bahasa Inggris “policy” yang dibedakan dari kata “wisdom”yang berarti “kebijakan atau kearifan”. Menurut Ealau dan Prewitt, kebijakan adalah sebuah ketetapan yang berlaku yang dicirikan oleh prilaku yang konsisten dan berulang, baik dari yang membuatnya maupun yang mentaatinya (yang terkena kebijakan itu).

Kamus Webster memberikan pengertian kebijakan sebagai prinsip atau cara bertindak yang di;ilih untuk mengarahkan pengambilan keputusan. Titmuss mendefenisikan kebijakan sebagai prinsip-prinsip yang mengatur tindakan yang diarahkan kepada tujuan-tjuan tertentu. Kebijakan, menurut Titmuss senantiasa berorientasi kepada masalah (problem oriented) dan berorientasi kepada tindakan (action oriented). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kebijakan adalah suatu ketetapan yang memuat prinsip-prinsip untu mengarahkan cara-cara bertindak yang dibuat secara terencana dan konsisten dalam mencapai tujuan tertentu. Analisis kebijakan adalah suatu bentuk analisis yang menghasilkan dan menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga dapat memberi landasan dan para pembuat kebijakan dalam membuat keputusan.

Menurut Dunn, analisis kebijakan adalah ilmu sosial terapan yang menggunakan berbagai metode penelitian dan argumentasi untuk menghasilkan informasi yang relevan dalam menganalisis masalah-masalah sosial yang mungkin timbul akibat diterapkannya suatu kebijakan. Ruang lingkup dan metode analisis kebijakan umumnya bersifat deskriptif dan faktual mengenai sebab-sebab dan akibat-akibat suatu kebijakan.

Dari beberapa kutipan di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa analisis kebijakan pendidikan adalah suatu bentuk analisis yang menghasilkan dan menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga dapat memberi landasan dan para pembuat kebijakan.

Perbuatan informasi yng selaras kebijakan (baik yang bersifat penandaan, evaluatif dan anjura) harus dihasilkan dari penggunaan prosedur analisis yang jelas (metode penelitian). Menurut Dunn dalam analisis kebijakan metode analisis umum yang dapat digunakan, antara lain ;

  1. Metode peliputan (deskripsi), memungkinkan analisis menghasilkan informasi mengenai sebab akibat kebijakan di masa lalu.
  2. Metode peramalan (prediksi), memungkinkan analisis menghasilkan informasi mengenai akibat kebijakan dimasa depan.
  3. Metode evaluasi, perbuatan informasi mengenai nilai atau harga dimasa lalu dan masa datang.
  4. Metode rekomendasi (preskripsi), memungkinkan analis menghasilkan informasi mengenai kemungkinan arah tindakan dimasa datang akan menimbulkan akibat yang bernilai.

Upaya untuk menghasilkan informasi dan argumen, analis kebijakan dapat menggunakan beberapa pendekatan, yaitu ; pendekatan empiris, evaluatif dan normatif. (baca selengkapnya…)

About these ads