Anak Kecil dan Keledai

Suatu ketika, Tsumamah pergi menjenguk salah seorang temannya dengan mengendarai keledai sendiri tanpa ditemani pembantu. Setibanya di rumah temannya, Tsumamah meninggalkan keledai tunggangannya di depan pintu rumah.

Begitu keluar, ternyata Tsumamah mendapati seorang anak kecil di atas punggung keledainya.

“Berani sekali kamu mengendarai keledaiku tanpa minta izin kepadaku terlebih dahulu?” tanya Tsumamah dengan menahan rasa kesal.

Tapi, dengan tenang anak kecil itu menjawab, “Aku khawatir keledai ini akan pergi dan hilang. Karena itulah, aku menjaganya untukmu.”

Karena masih kesal, Tsumamah berkata kepadanya, “Bagaimana kalau aku lebih suka keledai ini hilang?”

Anak kecil itu menjawab, “Jika memang begitu, anggap saja keledaimu ini telah hilang dan relakan aku mengambilnya. Setelah itu, terimalah ucapan terima kasihku kepadamu…”

Anak kecil itupun berlalu dengan membawa keledai tersebut.