Dinasti-Dinasti Kecil di Barat Baghdad

Idrisiyah, Aghlabiyah, Thulaniyah, Iksidiyah dan Hamdaniyah

Bentang masa yang disebut kemunduran daulah Abbasiyah ini sangat panjang. Montgomery Watt dalam bukunya, membahas empat masa dari zaman kekuasaan bani Abbasiyah di Irak dan sekitarnya, sudah menyebut masa Mutawakil naik tahta (850) sampai masuknya kekuasaan bani Buwaih ke dalam istana Baghdad (954) dengan masa kemundurannya. Kemunduran ini dilihat dari kekuasaan Abbas, tidak pernah berubah menjadi kemajuan, sampai kekuasaan mereka diBaghdadmusnah di tangan Mongol Tatar (1258).

Dalam masa sepanjang itu, khalifah-khalifah bani Abbas tidak banyak menentukan roda pemerintahan. Mereka mula-mula berada dalam pengaruh para pewira pasukan pengawal belian Turki (850-945). Kemudian bani Buwaih yang beraliran Syi’isme menguasai mereka selama lebih dari satu abad (945-1055) sebelum akhirnya bani Saljuk mendominasi (1055-1194). Setelah itu, khalifah-khalifah bani Abbas tidak dikuasai lagi oleh kaum lain, namun wilayh kekuasaan mereka sudah menjadi sangat sempit dan berada dalam ancaman kekuatan-kekuatan luar, terutama pasukan Mongol Tatar.

Maka pada selanjutnya muncullah berbagai dinasti-dinasti kecil baik di Timur maupun di BaratBaghdad. Pada pembahasan kali ini pemakalah akan coba membahas sedikit bagaimana perkembangan dinasti-dinasti kecil yang ada di Barat Baghdad.

 Sebab-sebab Munculnya Dinasti-Dinasti Kecil di Barat Baghdad

  1. Faktor Sekte antara Sunni dan Syiah
  2. Faktor Ashobiyah (merasa paling benar)
  3. Luasnya wilayah dinasti Abbasiyah sehingga sulit untuk memantau wilayah kekuasaannya.
  4. Pada masa Bani Abbasiyah ke II khalifah sudah lemah, karena mereka diatur oleh Amir Umara’ (panglima tentara).